Kehidupan, kau panggung luas penuh misteri,
Dimana setiap hati memainkan peran sendiri.
Bermula dari tangis, penanda hadir di bumi,
Berjalan melalui waktu, mencari makna sejati.
Kadang kau hadirkan mentari yang membakar semangat,
Memberi harapan baru, janji yang terajut erat.
Namun tak jarang badai menderu, mematahkan hasrat,
Mengajak kita tunduk, belajar dari khilaf dan penat.
Kau adalah sungai yang tak pernah diam, mengalir,
Menampung tawa riang, juga air mata getir.
Setiap tikungan adalah pelajaran, setiap kerikil adalah takdir,
Menguji ketahanan jiwa, menjadikannya lebih berpikir.
Kita temukan cinta, yang menghangatkan jiwa beku,
Kita hadapi kehilangan, yang mengajarkan rindu.
Diantara lahir dan pergi, waktu terus berlalu,
Menyisakan jejak kenangan, di kanvas semesta biru.
Maka, hadapilah setiap hari dengan berani,
Peluklah anugerah syukur, walau tantangan menghampiri.
Karena hidup adalah sekali, kesempatan yang tak terulang lagi,
Jadikan ia berarti, hingga akhir dari cerita ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar